Sejarah Rasulullah

Author
Published February 21, 2022
Sejarah Rasulullah

Sejarah Rasulullah Shollallohu'alaihi Wasallam

Kelahiran Nabi Muhammad Shollalohu 'Alaihi Wasallam

Dikala umat manusia dalam kegelapan dan kehilangan pegangan hidupnya, lahirlah kedunia dari keluarga yang sederhana, di kota Makkah Almukaromah, seorang bayi yang kelak membawa perubahan besar bagi sejarah peradaban dunia. Bayi itu yatim, Ayahnya yang bernama Abdullah meninggal kurang lebih 7 bulan sebelum dia lahir.

sejarah rasulullah


Kehadiran bayi itu disambut oleh kakeknya Abdul Mutholib dengan penuh kasih sayang dan kemudian bayi itu dibawanya ke kaki Ka'bah. Ditempat suci inilah bayi itu diberi nama Muhammad, suatu nama yang belum pernah ada sebelumnya. Menurut penanggalan para ahli, kelahiran Muhammad itu pada tanggal 12 Rabiul awal tahun Gajah atau tanggal 20 April tahun 571 M.

Adapun sebab dinamakan tahun kelahiran Nabi itu dengan Tahun Gajah, karena pada tahun itu, kota Makah diserang oleh suatu pasukan tentara Orang Nasrani yang kuat dibawah pimpinan abrahah, gubernur dari kerajaan Nasrani Abessinia yang memerintah di Yaman, dan mereka bermaksud hendak menghancurkan Ka'bah. Pada waktu itu abrahah berkendaraaan gajah. 

Belum lagi maksud mereka tercapai, mereka sudah dihancurkan oleh Alloh Subhana Huwata'ala dengan mengirimkan burung ababil. Oleh karena pasukan itu mempergunakan gajah, maka orang arab menamakan bala tentara itu pasukan bergajah, sedang tahun terjadinya peristiwa itu disebut Tahun Gajah.

Nabi Muhammad Shollallohu 'Alaihi Wasallam adalah keturunan dari Qushai pahlawan suku Quraisy yang telah berhasil menggulingkan kekuasaan Khuza'ah atas kota Makah. Ayahnya bernama Abdullah bin Abdul Muthollib bin Hasyim bin Abdulmanaf bin Qushai bin Kilab bin Murrah dari golongan arab Banu Ismail. Ibunya bernama Aminah binti Wahab bin Abdulmanaf bin Zuhrah bin Kilab bin Murrah.

Sudah menjadi kebiasaan orang orang Arab kota Makah, terutama pada orang-orang yang tergolong bangsawan, menyusukan dan menitipkan bayi-bayi mereka kepada wanita badiyah (dusun di padang pasir) agar bayi-bayi itu dapat menghirup hawa yang bersih, terhindar dari penyakit-penyakit kota dan supaya bayi-bayi itu dapat berbicara dengan bahasa yang murni dan fasih. Demikian halnya Rasulullah Muhammad S.A'W. Beliau diserahkan oleh ibunya kepada seorang perempuan yang baik Halimah Sa'diyah dari Bani Sa'ad kabilah Hawazin, tempatnya tidak jauh dari kota Makah. Diperkampungan Bani S'ad inilah  Rasulullah Muhammad S.A.W. diasuh dan dibesarkan sampai berusia lima tahun.

Post a Comment

Pages

Copyright © 2021